Daftar Slot Onlinejoker123esports indonesiaSBOBETpoker online
Rumah Adat Batak: Filosofi, Bagian Rumah dan Jenis Rumah
Anggita Dewi Saya sangat suka dengan keberagaman budaya dan seni yang ada di Negara Indonesia.

Rumah Adat Batak

artikel tentang rumah adat batak

Indonesia memang memiliki berbagai macam daya Tarik tersendiri bagi para wisatawan. Tak terkecuali dengan salah satu provinsinya, yaitu Sumatera Utara. Ada satu hal yang paling menarik perhatian kita pada provinsi ini, yaitu rumah adat bataknya.

Rumah adat suku Batak biasanya dipanggil dengan rumah bolon atau rumah gorga. Namun sebenarnya rumah tradisional tersebut memiliki berbagai macam jenis.

Lalu, apa saja sih keunikkan dari jenis-jenis rumah adat tersebut? kali ini, Pesona Indonesia akan membagikan daftar rumah adat Batak. Langsung saja simak informasinya dibawah ini.

Filosofi Rumah Adat Batak

Rumah Batak berperan sebagai pedoman hidup bagi masyarakat setempat. Rumah ini juga memiliki nilai-nilai luhur yang mencerminkan pedoman hidup dalam pergaulan antar individu.

Rumah adat khas suku Batak ini juga dibangun agar dapat diwariskan keoada generasi selanjutnya. Sehingga kebudayaan ini akan terus berlanjut.

Bagian-bagian Rumah Batak

Rumah ini sendiri terdiri dari beberapa bagian, seperti:

1. Bagian Atap

Bentuk atap dari rumah adat batak biasanya mengambil ide dari punggung hewan kerbau yang melengkung. Konsep ini digunakan agar atapnya dapat melawan angin dari danau. Selain itu, bagian ini juga terbuat dari ijuk yang sangat mudah ditemukan di daerah tersebut.

2. Pintu Masuk Rumah

Pintu masuk rumah batak emiliki tampilan yang terhiasi oleh ukiran, tulisan, atau lukisan yang unik. Pintunya di desain menjorok ke dalam dengan lebar 80 cm dan tinggi kurang lebih 1,5 meter.

3. Badan Rumah

Bada rumah memiliki makna sebagai dunia tengah. Dimana memiliki arti sebagai tempat aktivitas menusia seperti tidur, memasak, bersantai, dan sebagainya.

4. Pondasi Rumah

Pondasi rumah yang digunakan oleh suku Batak adalah pondasi cincin. Tipe tersebut memiliki makna sebagai tumpuan dari kolom kayu yang ada di bagian atasnya.

Pondasi ini menggunakan tiang sebagai penyangga bangunannya dengan diameter sekitar 42 – 50 cm. tinag tersebut berdiri di atas batu ojahan yang fleksibel dan tahan gempa.

5. Dinding Rumah

Dinding rumah adat Batak biasanya dibuat miring agar angina yang berasl dari luar rumah lebih mudah masuk ke dalam. Ada juga tali yang digunakan untuk mengikat dindingnya atau sering disebut dengan ret-ret.

Ret-ret sendiri merupakan ijuk dan rotan berbentuk pola layaknya cicak dengan dua kepaka saling bertolakan. Pola tersebut memiliki makna sebagai penjaga rumah yang saling menghormati.

Jenis Rumah Adat Batak

1. Rumah Toba

Rumah toba merupakan sebuah rumah tradisional yang biasanya digunakan oleh suku Toba. Rumah ini tidak memiliki satupun sekat di dalam ruangannya. Bagian-bagian ruangan yang terdapat pada rumah ini antara lain:

  • Jabu Bona
  • Jabu Soding
  • Jabu Suhat
  • Jabu Tonga-tonga
  • Jabu Tampar Piring

2. Rumah Karo

Nama rumah adat batak satu ini sering juga dipanggil dengan siwaluh jabu. Maknanya adalah sebagai bangunan yang diuni oleh delapan keluarga. Rumah ini sangat megah dan berbentuk mirip dengan tanduk.

Ada juga beberapa bagian rumah yang ada didalamnya, yaitu:

  • Jabu Bena Kayu
  • Jabu Sedapur Bena Kayu
  • Jabu Sedapur Ujung Kayu
  • Jabu Lepan Bena Kayu
  • Jabu Sedapur Lepan Bena Kayu
  • Jabu Lepan Ujung Kayu
  • Jabu Sedapur Lepan Ujung Kayu

3. Rumah Pakpak

Rumah pakpak biasanya hanya dimiliki oleh masyaralat Batak pakpak yang banyak bermukim di Aceh dan kabupaten Dairi.

Suku ini juga dipercaya merupakan suku asli yang dibawa oleh keturunan tentara kerajaan India yang menyebar saat menyerang kerajaan Sriwijaya pada abad ke-11 di Sumatera Selatan.

Bagian atapnya sangat uni karena berbentuk lambe-lambe atau segitiga yang penutupnya terbuat dari ijuk.

4. Rumah Simalungun

Rumah milik suku Batak Simalungun ini memiliki struktur rumah panggung. Cirinya yang paling khas adalah bahan bakunya yang menggunakan kayu keras dan kokoh.

Lantai bangunan juga dibuat dari kayu dan bagian dindingnya terbuat dari tepas. Bagian kolong rumah panggung digunakan sebagai tempat untuk memelihara ternak karena ukurannya cukup besar.

5. Rumah Bolon

Rumah yang terakhir adala rumah Bolon. Rumah yang dikenal sebagai rumah adat Batak ini sering juga disebut dengan rumah gorga. Jika dilihat, terdapat banyak sekali ornament hias yang dipercaya sebagai penolak bala.

Rumah ini memiliki ukuran yang cukup besar dan sering dijadikan sebagai ajang pamer antar masyarakat Batak.

Itulah informasi mengenai rumah adat Batak serta jenis-jenisnya. Semoga artikel ini dapat membantu kalian dalam memperluas ilmu pengetahuan.

Jangan lupa juga untuk selalu menjaga serta melestarikan kebudayaan kita, kebudayaaan Indonesia. Salah satunya adalah dengan mempelajari tentang asal-usulnya.

Avatar
Anggita Dewi Saya sangat suka dengan keberagaman budaya dan seni yang ada di Negara Indonesia.

Rumah Betang

Avatar Anggita Dewi
2 min read

Rumah Adat Yogyakarta

Avatar Anggita Dewi
1 min read

Rumah Adat Nias

Avatar Anggita Dewi
1 min read