Daftar Slot Onlinejoker123esports indonesiaSBOBETpoker onlinesbobet88Daftar joker123
8 Jenis Rumah Adat Sunda Yang Jarang Diektahui
Anggita Dewi Saya sangat suka dengan keberagaman budaya dan seni yang ada di Negara Indonesia.

8 Jenis Rumah Adat Sunda, Orang Sunda Harus Tahu!

Sunda adalah salah satu suku yang menempati Jawa Barat. Suku Sunda mempunyai keunikkan yang sangat eksotis dan unik tapi jarang diketahui oleh masyarakat lain, salah satunya Rumah Adat Sunda.

Kebudayaan mereka juga terkenal dengan budaya bernilai sejarah yang tinggi. Nilai-nilai sejarah ini diwujudkan dengan corak bagunan dengan symbol tertentu.

Di Jawa Barat sendiri, ada beberapa jenis rumah adat dengan nilai historical tinggi serta makna kehidupan yang melekat bagi masyarakatnya.

Selain itu, rumah – rumah ini juga mempunyai peran serta fungsinya sendiri. lalu rumah adat Sunda mana saja sih yang harus kalian tahu? Yuk simak di bawah.

1.Imah Capit Gunting

Rumah Adat Sunda

Rumah Capit Gunting mempunyai arti menjepit atau mencapit sesuatu. Desainnya banyak menggunakan bambu untuk bahan utama rumah lalu pada bagian atapnya memakai daun yang dikeringkan untuk menghalau panas serta hujan.

Desain atapnya mirip seperti bentuk gunting atau pisau yang diposisikan menyilang. Pada ujung atap depan dan belakang bambu berbentuk huruf X. Keberadaan rumah satu ini jarang ditemui karena rumah adat ini merupakan yang paling kuno.

2.Imah Saung Ranggon

Rumah adat Sunda modern ini adalah rumah yang letaknya di daerah Cikarang, Bekasi Barat dan diperkirakan dibangun pada abad-16 oleh seorang Pangeran Rangga, putra Pangeran Jayakarta yang datang serta tinggal di sana.

Saung ini berguna untuk mengunggu tanaman palawija dan juga padi yang mau panen. Karena itulah saung tersebut terletak di tengah ladang.

Kebanyakan rumah ini dibangun setinggi 3 – 4 meter. Di desain tinggi agar dapat terhindar dari serangan hewan buas.

Luasnya sekitar 500 meter persegi dan arah rumah menghadap ke selatan. Saung ini memiliki 7 anak buah tangga menuju pintu utama.

Pada bagian dalamnya ada ruangan yang terbuka tanpa adanya sekat pemisah di antara ruangan. Ada pula dinding bilik atau bambu, tiang – tiang kayu, dan juga rangka.  

Lalu pada bagian bawah bangunan terdapat tempat penyimpanan berbagai benda pusaka dengan dikelilingi pagar besi setinggi 1,2 meter.

3.Imah Julang Ngapak

Rumah Adat Sunda

Imah Julang Ngapak adalah rumah tertua di Sunda yang saat ini sangat jarang ditemukan di daerah Jawa Barat. Desain atap rumahnya mirip seperti seekor burung yang sedang mengepakkan sayapnya.

Lalu pada bagian depannya ada 2 kayu pipih yang disilangkan pada bagian atas berbentuk huruf V. Dan di belakang atap terlihat seperti gunting atau alat pemotong.

Tempat ini juga punya nilai simbolik yang dijunjung tinggi oleh masyarakat yang sudah lama ada di sana, adalah manusia tak hidup di atas langit namun juga tak di paling bawah melainkan di tengah – tengah.

Karena itulah, manusia sebenarnya bisa melihat semuanya secara netral atau sebagai penengah saat ada masalah yang direalisasikan kedalam bentuk rumah berbentuk panggung.

Bisa dibilang, pemilik rumah tersebut merupakan mereka yang bisa menjadi penengah saat berada dalam suatu permasalahan.

Rumah Julang juga biasanya digunakan untuk ritual pertanian Seren Taun di tanah Pasundan, yaitu ritual seserahan kepada Tuhan dari hasil pertanian tahun ini sehingga hasil panen mendapat berkah tahun depan.

4.Imah Badak Heuay

Rumah Imah Badak Heuay atau Rumah Badak Menguap mempunyai desain atap menganga sehingga mirip badak yang menguap.

Jenis rumah ini banyak terdapat di Sukabumi, Jawa Barat. Secara filosofis, badak menguap menggambarkan sifat dan karakter masyarakat Sunda yang ramah serta terbuka bagi semua orang sehingga akan bersahaja dan mengayomi siapapun yang tinggal di dalamnya.

5.Imah Perahu Kemureb

Rumah Adat Sunda

Rumah ini berarti perahu terbalik. Karena, atapnya yang terlihat seperti segitiga yang memanjang. Desain rumah ada 4 bagian utama dan bentuk segitiga terbalik ini memenuhi dua sisi bagian rumah, yaitu depan dan belakang.

Sedangkan bagian kanan kirinya berbentuk segitiga sama sisi. Lalu pada atapnya ada 2 batang kayu yang menghubungkan satu sisi ke sisi lain sehingga mirip segitiga jika dilihat dari depan.

Sayangnya, rumah ini mempunyai banyak sambungan pada atapnya sehingga di musim hujan rawan bocor.

6.Rumah Adat Kasepuhan

Rumah Sunda satu ini biasa ditemukan di daerah Cirebon, Jawa Barat dengan desain Keraton Kasepuhan Cirebon.

Awalnya desain rumah tersebut populer karena Pangeran Cakrabuana yang sempat memimpin Cirebon dan saat ini desain tersebut sangat populer untuk digunakan pada rumah khas Cirebon.

Desainnya punya 4 unsur yang selalu digunakan oleh bangunan jenis ini, yang pertama adalah Gerbang Utama atau biasa disebut Kreteg Pangrawit atau Jembatan Penghantar untuk menyambut tamu.

Lalu kedua Pancaratna berbentuk bangunan sebesar 8×8 m dengan atap yang ditampuh saka guru. Atapnya berbahan tanah liat dan di halaman pertama kalian akan bertemu dengan 2 gapura bernama Adi dan Benteng.

Sedangkan pada halaman kedua aka nada pembatas dinding batu bata. Jika mau masuk ke sini, kalian harus melewati pintu gerbang bernama Regol dan Lonceng.

7.Imah Jolopong

Rumah Adat Sunda

Rumah Jolopong merupakan rumah yang banyak ada di daerah pedesaan. Jenis ini memiliki bentuk paling sederhana.

Atapnya mirip dengan pelana panjang dan pembuatan atap ini tidak butuh terlalu banyak material atau pernak – pernik berlebih.

Rumah ini memiliki 2 atap yang terpisah jalur suhunan tengah bangunan. Batang suhunan sendiri punya panjang yang sama dan sejajar dengan kedua sisi bawah bidang atap.

Rumah ini memiliki beberapa ruangan. Ruang depan adalah emper atau teras sedangkan tengah adalah ruang tengah, kamarnya disebut pangkeng dan dapurnya disebut pawon.

Di dalam rumah ada padaringan yang berguna untuk menyimpan beras. Selain itu juga ada ruangan bernama tepas yang digunakan untuk menerima tamu.

Dulu tepas dibiarkan kosong tanpa perabotan. Jika ada tamu mereka akan menggelar tikar. Jenis ini akan banyak ditemui di daerah Garut.

8.Imah Togog Anjing

Imah Togog Anjing bisa diartikan seekor anjing yang sedang duduk. Designnya memang punya keunikkan yang terlihat dari atap lapis 2 nya.

Atap atasnya menyerupai segitiga dan pada bagian bawah menyambung dari atap atas dan menjorok sedikit di bagian depan.

Sedangkan bagian bawah atapnya menjorok ke depan dan berguna sebagai peneduh bagian teras depan. Jenis atap ini juga disebut dengan sorondoy.

Daerah yang masih memiliki Togog Anjing sebagai rumah adat sunda adalah Garut. Keunikkan rumah ini juga bisa dilihat pada dindingnya yang berupa anyaman bambu serta konstruksinya bisa diaplikasikan pada desian rumah modern melalui gayanya yang minimalis.

Itulah berbagai jenis rumah adat Sunda yang bisa kalian temukan di daerah Jawa Barat. Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat.

Avatar
Anggita Dewi Saya sangat suka dengan keberagaman budaya dan seni yang ada di Negara Indonesia.

Rumah Betang

Avatar Anggita Dewi
2 min read

Rumah Adat Yogyakarta

Avatar Anggita Dewi
1 min read

Rumah Adat Nias

Avatar Anggita Dewi
1 min read