Daftar Slot Onlinejoker123esports indonesiaSBOBETpoker onlinesbobet88Daftar joker123
Seni Patung: Pengertian, Jenis, Fungsi dan Sejarah di Indonesia
Anggita Dewi Saya sangat suka dengan keberagaman budaya dan seni yang ada di Negara Indonesia.

Seni Patung

informasi seni patung

Seni patung adalah bentuk seni tiga dimensi buatan manusia yang menampilkan nilai estetika / keindahan. Patung digolongkan sebagai seni tiga dimensi karena memiliki ukuran panjang, lebar, dan tinggi (volume) serta dapat dinikmati dari segala arah.

Biasanya, seni ini diciptakan untuk memenuhi kebutuhan batin manusia atau hanya sekedar untuk dinikmati keindahannya sebagai sebuah seni saja.

Contoh seni patung yang sudah terkenal di seluruh dunia adalah Patung Liberty, Christ The Redeemer, Sphinx, Spring Temple Buddha, dan Garuda Wisnu Kencana.

Berbagai bentuk dan ukuran benda ini juga bisa ditemui di Indonesia. Jenis dan bahan dasar pembuatan seni ini juga beragam, ada yang terbuat dari bahan lunak ada juga yang keras.

Pengertian Seni Patung

pengertian seni patung

1. Menurut KBBI

Menurut KBBI, seni ini adalah tiruan bentuk orang, hewan, dan sebagainya dibuat (dipahat dan sebagainya) dari batu, kayu, dan sebagainya. Namun, ada juga patung yang menirukan bentuk-bentuk abstrak seperti geometris.

2. Menurut Mikke Susanto

Seni patung adalah sebuah karya tiga dimensi yang bentuknya dibuat dengan metode subtraktif (mengurangi bahan seperti memotong, menatah) atau aditif (membuat model lebih dulu seperti mengecor dan mencetak)

3. Menurut Soenarso dan Soeroto

Seni ini adalah semua karya dalam bentuk meruang. Menurut Kamus Besar Indonesia adalah benda tiruan, bentuk manusia dan hewan yang cara pembuatannya dengan dipahat.

4. Menurut B.S Mayers

Seni ini adalah karya tiga dimensi yang tidak terikat pada latar belakang apa pun atau bidang manapun pada suatu bangunan. Karya ini diamati dengan cara mengelilinginya, sehingga harus nampak mempesona atau terasa mempunyai makna pada semua 6 seginya.

Mayers menambahkan bahwa seni ini berdiri sendiri dan memang benar-benar berbentuk tiga dimensi sehingga dari segi manapun kita melihatnya, kita akan dihadapkan kepada bentuk yang bermakna.

Sejarah Seni Patung di Indonesia

sejarah seni patung

Sejarah seni patung di Indonesia erat kaitannya dengan perkembangan seni ukir. Menurut beberapa ahli, orang Indonesia telah mengukir sejak tahun 1500 dengan peralatan yang sederhana. Motif yang dihasilkan juga masih sangat sederhana.

Lalu, pada tahun 500 – 300, seni patung ukir mengalami perkembangan. Pada era tersebut, masyarakat mulai menggunakan bahan perunggu, emas, dan perak untuk diukir. Bahkan, mereka telah mengenal teknik cor sendiri, sehingga motif ukiran yang dihasilkan mulai beragam.

Seni pahat di Indonesia berkembang pesat semenjak masuknya agama Hindu, Buddha, dan Islam. Banyak yang membuat ukiran candi dan prasasti sebagai bentuk penghormatan terhadap raja. Saat itu juga, masyarakat mulai mengukir candi, keris, batu nisan, dan alat-alat kesenian.

Jenis-Jenis Patung

jenis seni patung

Jenis seni ini pada umumnya dibagi berdasarkan wujud / bentuknya serta jenisnya, yaitu:

1. Berdasarkan Wujud

  • Figuratif (Realis / representative)

Patung ini merupakan tiruan dari bentuk alam, seperti manusia, binatang, dan tumbuhan. Dapat dikatakan benda ini nyata dalam perwujudannya dan tidak hanya abstrak atau mengawang-awang. Contoh: patung pahlawan, macan, dsb.

  • Nonfiguratif (imajinatif/nonrepresentatif)

Merupakan patung yang tidak meniru alam, terlepas dari wujud-wujud tiruan yang ada di alam. Benda ini perwujudannya tidak nyata dan bersifat abstrak, seperti: patung abstrak geometris, patung berupa bentuk silinder runcing sebagai simbol bambu runcing, dsb.

2. Berdasarkan Jenisnya

  • Zonde Bosse

Patung jenis Zonde Bosse ini merupakan bentuk patung yang berdiri sendiri (kanan kirinya lepas) dan tidak menempel pada satu sisi.

  • Relief

Jenis relief merupakan reca yang menempel pada permukaan dinding. Biasanya patung relief ini menceritakan adegan penting yang terdapat dalam suatu cerita.

Fungsi Seni Patung

Beberapa fungsi seni patung adalah sebagai berikut:

  • Dekorasi, Berfungsi untuk memperindah suatu ruangan atau lingkungan eksterior.
  • Monumen, Dibuat untuk mengenang jasa tokoh atau kelompok tertentu, seperti sosok pahlawan suatu negara atau memperingati peristiwa bersejarah.
  • Kerajinan, Merupakan patung yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pasar, sehingga dapat diminati untuk dibeli berdasarkan berbagai kebutuhan umum yang tidak spesifik.
  • Arsitektur, dibuat untuk menunjang atau melengkapi kontruksi suatu bangunan sehingga lebih terpadu dan harmonis dengan desain arsitektur yang telah dirancang.
  • Seni (fineart), Patung seni atau seni murni dibuat hanya untuk kepentingan estetis dan dapat menjadi sangat eskperimental bentuknya (seni tidak selalu indah).
  • Religi, Bagi beberapa agama dan kepercayaan patung ini memiliki unsur dan makna religius dan digunakan sebagai sarana beribadah.

Bahan Pembuatan Seni Patung

  • Bahan Lunak

Bahan lunak yang memiliki masa atau volume dapat digunakan untuk membuat patung, seperti: tanah liat, lilin, clay, hingga ke bahan khas atau alternatif seperti: sabun, dsb.

  • Bahan Sedang

Bahan yang tidak lunak dan tidak keras, misalnya: kayu randu, kayu mahoni, kayu waru dan kayu yang tidak terlalu keras lainnya.

  • Bahan Keras

Bahan keras dapat berupa batu atau kayu yang lebih keras, contohnya adalah: batu marmer (pualam), batu granit, batu andesit, kayu jati, kayu ulin, kayu sonokeling.

  • Bahan Cor

Bahan cor adalah bahan yang cair, serbuk atau tidak padat, namun dapat menjadi keras dalam waktu tertentu atau ketika diproses lebih lanjut. Bahan cor meliputi: Semen, pasir, gips, logam, emas, timah, bahan kimia: resin, fiber, dll.

Alat Untuk Membuat Seni Patung

  • Pahat

Digunakan untuk bahan sedang atau keras untuk memahat atau mengurangi bahan keras sehingga membentuk objek yang yang diinginkan. Pahat terbuat dari logam keras yang tajam, tersedia dalam berbagai mata pisau, digunakan dengan cara memalu pahat pada bahan patung.

  • Butsir

Butsir adalah semacam pisau/alat sudip untuk mengukir bahan lunak. Biasanya butsir terbuat dari kayu atau memiliki mata logam yang tumpul. Ada juga butsir yang bermatakan kawat, untuk memudahkan pembentukan bahan lunak.

  • Alat Las

Untuk membentuk logam secara langsung (tanpa mencairkannya) diperlukan alat las agar dapat menyusun logam, sesuai dengan keinginan kita.

  • Meja Putar

Berupa meja bundar yang dapat berputar ke segala arah. Fungsinya untuk lebih mudah melihat dan mengontrol bentuk patung dari berbagai arah tanpa harus bergerak mengitari patung.

  • Palu

Palu digunakan untuk memukul pahat.

  • Tang

Ketika membuat patung yang memerlukan rangka kawat, alat ini sangat dibutuhkan untuk mebengkokan dan meluruskan kawat sesuai dengan rancangan yang diinginkan.

Teknik Seni Patung

  • Teknik Butsir

Butsir dilakukan dengan cara mengurangi bahan lunak seperti tanah liat,gips malam dan  bahan yang berstruktur lunak lainnya sehingga tercipta karya seni patung yang memiliki nilai estetika.

  • Teknik Modeling

Modeling merupakan teknik dalam membuat seni rupa ini dengan cara membuat model terlebih dahulu dan setelah itu dibentuk patung sebenarnya.

  • Teknik Merakit Atau Cor

Teknik ini biasanya digunakan pada proses pembuatan patung dengan bahan dasar logam. Pembuatan diawali dengan memanaskan logam hingga mencair kemudian dituangkan dalam cetakan yang telah dibentuk rupanya.

  • Teknik Merakit

Teknik ini hampir mirip dengan permainan puzzle, yaitu dengan cara merakit bahan dasar patung kemudian merangkainya.

  • Teknik Membentuk

Merupakan teknik pembuatan patung dengan cara membentuknya secara bertahap sehingga tercipta patung yang diinginkan.

Dalam teknik ini lebih membutuhkan ketelitian dari senimannya. Tetapi kualitas patung yang diperoleh biasanya lebih bagus karena menggunakan perasaan atau feeling dalam membentuknya.

  • Teknik Pahat

Teknik pahat biasanya dilakukan pada proses pembuatan patung dengan bahan dasar keras seperti kayu, tulang, batu ganit, batu granit dan bahan dasar yang berstruktur keras lainnya dengan cara mengurangi bagian-bagian tertentu pada bahan dasar hingga membentuk patung yang diinginkan.

Kesimpulan

Demikianlah informasi lengkap mengenai kesenian Indonesia, seni patung. Manusia memang diciptakan oleh Tuhan dengan memiliki berbagai kreativitas untuk mengekspresikan perasaannya.

Seni ini juga ternyata dapat menghasilkan karya seni yang terkadang tak ternilai harganya. Dengan adanya kesenian ini, diharapkan semua orang bisa ikut melestarikan kesenian tersebut.

Semoga artikel ini berguna untuk memperluas ilmu pengetahuan kalian, tak terkecuali dengan kesenian Indonesia.

Avatar
Anggita Dewi Saya sangat suka dengan keberagaman budaya dan seni yang ada di Negara Indonesia.

Alat Musik Jawa Tengah

Avatar Anggita Dewi
3 min read

Kesenian Bali

Avatar Anggita Dewi
3 min read

Kesenian Minangkabau

Avatar Anggita Dewi
2 min read