Daftar Slot Onlinejoker123esports indonesiaSBOBETpoker onlinesbobet88
Seni Rupa 2 Dimensi Beserta Contoh dan Penjelasan Lengkapnya
Anggita Dewi Saya sangat suka dengan keberagaman budaya dan seni yang ada di Negara Indonesia.

Seni Rupa 2 Dimensi

artikel tentang seni rupa 2 dimensi

Didalam kehidupan, pasti ada banyak sekali kesenian Seni Rupa 2 Dimensi yang ikut mengisi keseharian kita. sebuah karya seni yang indah tentu bisa membuat perasaan seseorang senang serta merubah mood seseorang yang tadinya membosankan menjadi bersemangat.

Salah satu kesenian tersebut adalah seni 2D. Karya ini selalu saja memiliki nilai artistic yang sangat tinggi. Pengertian seni 2 dimensi adalah sebuah karya seni rupa yang hanya memiliki dua sisi, yaitu sisi lebar dan sisi panjang.

Seni ini tidak memiliki ruang karena tidak adanya unsur ketebalan. Jadi, karya ini hanya bisa dinikmati melalui satu sisi saja.

Kali ini Pesona Indonesia akan membahas tentang informasi terkait seni rupa 2 dimensi, termasuk teknik-teknik serta unsur-unsur yang ada didalamnya.

Teknik Seni Rupa 2 Dimensi

1. Teknik Plakat

Yaitu melukis dengan menggunakan cat poster, cat minyak cat akrelik, dengan goresan yang tebal, sehingga menghasilkan warna pekat dan padat.

2. Teknik Transparan

Yaitu teknik menggambar / melukis dengan menggunakan cat air, dengan sapuan warna yang tipis sehingga hasilnya nampak transparan.

3. Teknik Kolase

Yaitu melukis dengan memotong kertas yang kemudian ditempel sehingga membentuk lukisan yang realis atau abstrak.

4. Teknik 3M (melipat, menggunting, dan merekat)

Merupakan proses manipulasi lembaran kertas menjadi suatu bentuk tiga dimensi.

Unsur Seni Rupa 2 Dimensi

1. Titik / Bintik

Merupakan unsur dasar seni terkecil. Semua wujudnya dihasilkan mulai dari titi yang dikumpulkan dengan warna yang berbeda lalu membentuk atau menggambarkan sesuatu. Titik yang membesar dinamakan bitnik.

2. Garis

Merupakan goresan atau batas limit dari suatu benda, ruang, bidang, warna, tekstur, dan lain-lain. Garis mempunyai dimensi memanjang dan mempunyai arah tertentu, garis memiliki berbagai sifat, seperti pendek, panjang, lurus, tipis, vertikal, horizontal, melengkung, berombak, halus, tebal, miring, patah-patah, dan masih banyak lagi sifat-sifat yang lain.

Pemanfaatan garis dalam desain diterapkan guna mencapai kesan tertentu, seperti untuk menciptakan kesan kekar, kuat simpel, megah ataupun juga agung.

Beberapa contoh symbol ekspresi garis serta kesan yang ditimbulkannya, dan tentu saja dalam penerapannya nanti disesuaikan dengan warna-warnanya.

3. Bidang

Merupakan salah satu seni yang terbentuk dari hubungan beberapa garis. Bidang memiliki dimensi panjang dan lebar, sedangkan bentuk memiliki dimensi panjang, lebar, dan tinggi.

Dari bentuknya, bidang maupun bentuk terdiri dari beberapa macam, yaitu bidang geometris, bidang biomorfis (organis), bidang bersudut, dan bidang tak beraturan.

Bidang dibatasi kontur dan merupakan 2 dimensi, menyatakan permukaan, dan memiliki ukuran Bidang dasar dalam seni rupa antara lain, bidang segitiga, segiempat, trapesium, lingkaran, oval, dan segi banyak lainnya.

4. Bentuk

Bentuk dapat berarti bangun atau plastis. Bangun merupakan bentuk benda yang polos, yang terlihat oleh mata, sekedar untuk menyebut sifatnya yang bulat, persegi, ornamental, tak teratur dan sebagainya.

Sedangkan plastis adalah bentuk benda yang terlihat dan terasa karena adanya unsur nilai (value) dari benda tersebut, contohnya lemari. Lemari hadir di dalam suatu ruangan bukan hanya sekedar kotak persegi empat, akan tetapi mempunyai nilai dan peran yang lainnya.

5. Tekstur

Merupakan sifat permukaan sebuah benda. Sifat permukaan dapat berkesan halus, kasar, kusam, mengkilap, licin, berpori dan sebagainya.

Terdapat dua jenis tekstur, yaitu tekstur nyata (sifat permukaan yang menunjukkan kesan sebenarnya antara penglihatan mata dan rabaan) dan tekstur semu / Maya (kesan permukaan benda yang antara penglihatan dan rabaan dapat berbeda kesannya).

6. Warna

Warna berdasarkan cahaya dapat dilihat melalui tujuh spectrum warna. Secara teori warna dapat dipelajari melalui dua pendekatan salah satunya adalah teori warna berdasarkan pigmen warna (Goethe) yakni butiran halus pada warna.

Beberapa istilah yang perlu diketahui dalam teori warna pigmen:

7. Warna Primer

Merupakan warna dasar atau warna pokok yang tidak dapat diperoleh dari campuran warna lain. Warna primer terdiri dari merah, kuning, dan biru.

8. Warna Sekunder

Warna yang diperoleh dari campuran kedua warna prime. Misalnya warna ungu, oranye (jingga) , dan hijau.

9. Warna Tersier

Warna yang merupakan hasil percampuran kedua warna sekunder.

10. Warna analogus

Merupakan deretan warna yang letaknya berdampingan dalam lingkaran warna, misalnya deretan dari warna ungu menuju warna merah, deretan warna hijau menuju warna kuning, dan lain-lain.

11. Warna komplementer

Merupakan warna kontras yang letaknya berseberangan dalam lingkaran warna, misalnya, kuning dengan ungu, merah dengan hijau, dan lain-lain.

12. Gelap Terang

Dalam karya seni rupa 2 dimensi gelap terang berfungsi untuk beberapa hal, seperti menggambarkan benda menjadi berkesan tiga dimensi, menyatakan kesan ruang atau kedalaman, dan memberi perbedaan (kontras).

Gelap terang dalam karya rupa dapat terjadi karena intensitas (daya pancar) warna, dapat pula terjadi karena percampuran warna hitam dan putih.

13. Ruang (kedalaman)

Ruang dalam karya tiga dimensi dapat dirasakan langsung oleh pengamat seperti halnya ruangan dalam rumah, ruang kelas, dan sebaginya.

Dalam karya 2 dimensi ruang dapat mengacu pada luas bidang gambar. Unsur ruang atau kedalaman pada karya dua dimensi bersifat semu (maya) karena diperoleh melalui kesan penggambaran yang pipih, datar, menjorok, cembung, jauh dekat dan sebagainya.

Contoh Karya Seni Rupa 2 Dimensi

Hasil karya seni rupa ini bisa kita jumpai dimana-mana. Seperti:

1. Gambar

Gambar ini lebih menekankan pada unsur bentuk, garis, dan aspek kegunaan tanpa menggunakan ekspresi.

2. Lukisan

Merupakan jenis seni rupa 2 dimensi yang dibuat dengan menggunakan media seperti kain kanvas, dinding, atau kertas.

3. Seni Grafis

Merupakan salah satu cabang seni rupa yang proses pembuatannya membutuhkan alat bantu. Misalnya, fotografi yang membutuhkan kamera.

4. Kaligrafi

Merupakan karya seni artistic dengan menggunakan media seperti kertas, kain kanvas, kayu, dinding, atau kuningan.

5. Seni Fotografi

Merupakan sa;ah satu karya seni 2 dimensi dengan seni grafis yang mana dalam perkembangannya semakin banyak diminati orang. Apalagi dengan adanya kamera yang sudah menjadi fitur wajib dalam sebuah handphone.

6. Seni Mozaik

Merupakan jenis karya seni rupa yang pembuatannya dengan cara menyusun suatu benda hingga membentuk wujud tertentu.

7. Poster

Pembuatan poster ini biasanya diatas kertas dan membentuk suatu wujud yang mampu memberikan suatu informasi.

Akhir Kata

Itulah informasi lengkap mengenai seni rupa 2 dimensi. Seiring dengan berkembangnya zaman, semakin modern pula pertumbuhan seni rupa ini.

Apalagi dengan dukungan dari teknologi canggih yang menghasilkan alat-alat bantu modern untuk membuat perkembangan seni rupa jauh lebih mudah.

Oleh karena itu, sebagai warga Indonesia, sudah seharusnya kita terus melestarikan dan mengembangkan seni rupa itu sendiri.

Avatar
Anggita Dewi Saya sangat suka dengan keberagaman budaya dan seni yang ada di Negara Indonesia.

Alat Musik Jawa Tengah

Avatar Anggita Dewi
3 min read

Kesenian Bali

Avatar Anggita Dewi
3 min read

Kesenian Minangkabau

Avatar Anggita Dewi
2 min read