Daftar Slot Onlinejoker123esports indonesiaSBOBETpoker onlinesbobet88Daftar joker123
Tari Lawung, Tarian Khas Indonesia Yang Tak Banyak Orang Tahu
Anggita Dewi Saya sangat suka dengan keberagaman budaya dan seni yang ada di Negara Indonesia.

Ulasan Lengkap Seputar Tari Lawung yang Wajib Diketahui Masyarakat Indonesia!

tari lawung

Tari Lawung Agung atau “Beksan Lawung Ageng” merupakan salah satu jenis tarian buatan Sultan Hamengku Buwana I serta merujuk kepada bentuk ritual kenegaraan. Jenis tarian ini sendiri menjadi tarian pusaka dari Keraton Yogyakarta

Beksan Lawung Ageng ini juga mengisahkan sebuah adu ketangkasan prajurit bertombak di dalam tarian ini dan terinspirasi dari perlombaan Watangan yang telah dilakukan sejak dulu.

Di dalam perlombaan tersebut, ada seorang prajurit yang tengah berkuda sambil membawa tombak tumpul yang bernama lawung.

Lawung ini sendiri digunakan untuk menyerang dan menjatuhkan lawan. Perlombaan Tari Lawung juga sering dilakukan di Alun Alun Utara dengan menggunakan iringan Gamelan Kiai Guntur Laut.

Sejarah Tari Lawung

tari lawung

Di dalam tarian ini, tergambar bagaimana para prajurit keraton berlatih perang serta adu ketangkasan dengan menggunakan tombak.

Gerakannya sendiri memiliki kesan patriotic, heroic, dan maskulin. Bukan hanya menyajikan tarian saja, Beksan Lawung Ageng ternyata juga menghadirkan dialog berbahasa Melayu, Jawa, dan Madura.

Di masa lalu, Sultan tak hadir dalam pesta pernikahan anak – anaknya di Bangsal Kepatihan. Sebagai pengganti, beliau lalu menggelar tarian Beksan Lawung Ageng ini yang kehadirannya dipercaya setara dengan Sultan.

Gerakan Tari Lawung

Setelah semua upacara perkawinan selesai dilakukan di Kraton, acara ini akan dilanjutkan dengan arak-arakan dari keraton menuju kepatihan.

Prajurit Wirabraja berada pada iring-iringan terdepan yang membawa bendera dan genderang. Lalu akan disusul kesatuan musik atau abdi dalam bentuk ungel-ungelan, serta ada juga tandu pengantin putri yang akan didampingi pengantin pria berkuda.

Dan di belakang pengantin pria, para pembawa barang ampilan, kerabat dekat, dan juga penari edan-edanan mengekor. Lalu di barisan selanjutnya akan ada penari yang melakukan gending Sabrangan. Urutannya adalah:

  • Penari salaotho berjalan kaki
  • Abdi dalem pembawa tombak para penari
  • Botoh naik kuda dipayungi dengan songsong kebesaran. Beksan ini menjadi simbol kehadiran raja.
  • Lurah menunggangi kuda tetapi tidak dipayungi
  • Jajar juga menaiki kuda tidak dipayungi
  • Ploncon sama dengan lurah dan jajar

Kostum Tari Lawung

Busana yang ada dalam Beksan Lawung Agung ternyata memiliki arti yang cukup penting. Busana tariannya sebenarnya sederhana, yaitu:

  • Tutup Kepala
  • Kain Batik
  • Kain Cinde Untuk Celana
  • Sampur
  • Lonthong
  • Kaweng
  • Bara
  • Aksesori Lain Seperti Sumping, Buntal, Kalung, Kelat, Dan Lainnya.

Tapi, ada perbedaan pada motif batik setiap perannya. Para penari botoh ini menggunakan batik motif parang rusak barong ceplok gurdha.

Sedangkan Lurah menggunakan motif berukuran lebih kecil. Sedangkan penari Ploncon menggunakan kain yang bermotif parang seling.

Penari jajar dan kalangan menggunakan batik kawung. Sedangkan para salaotho akan menggunakan corak batik dari daerah lain seperti bangbangan dari daerah Madura.

Untuk rias tradisinya sendiri akan disesuaikan dengan karakter masing-masing peran yang nantinya akan dimainkan.

Alat Musik

tari lawung

Penari nantinya akan turut serta dalam kirab pengantin dan juga keraton menuju Kepatihan. Mereka akan mengendarai seekor kuda yang dikawal oleh Bregada Wirabraja sekaligus diiringi dengan suara gamelan Kiai Guntur Sari.

Tarian ini akan ditarikan dengan iringan Gending gangsaran, bimakurda, dan roning tawang. Gendhing ini digunakan untuk mengiringi bagian dari awal beksan.

Gendhing Roning Tawang berguna untuk mengiringi bagian pertarungan antar prajurit jajar. Sedangkan ganding Bimakurda berfungsi untuk mengiringi bagian pertarungan antar lurah.

Alat musik ini sendiri akan dimainkan oleh Gangsa Kiai Guntur Sari yang memiliki saron jauh lebih banyak dibandingkan seperangkat gamelan pada umumnya yang nantinya akan mengeluarkan suara kuat dan kuas seperti Guntur.

Fungsi Tari / Makna Tari

Hingga sekarang, tarian ini merupakan tarian khusus dan merupakan salah satu isi dari upacara kenegaraan. Tarian ini juga biasa dipentaskan di dalam perayaan pernikahan agung putra – putri Sultan di Kepatihan.

Keunikan Tari

Di dalam Beksan Lawung Ageng, ada 5 peran penting di dalamnya, yaitu:

  • Jajar: 4 penari para prajurit muda. Di dalam keprajuritan, pangkat jajar adalah yang terendah.
  • Lurah: memiliki 4 penari dan merupakan prajurit yang sudah matang serta posisinya di atas jajar. Penari yang menggunakan ragam gerak kalang kinantang bersifat gagah serta anggun. Jajar serta lurah nantinya akan berhadapan satu dengan yang lain.
  • Botoh: dua penari yang berperan sebagai seorang tokoh yang mengadu ketangkasan prajurit mereka.
  • Plonson: 4 penari yang memegang sebuah tombak sebelum digunakan oleh jajar atau lurah.
  • Salaotho: dua penari yang akan berperan sebagai abdi dalem. Mereka akan melawak dan masing-masing botoh menggunakan ragam gerak gecul yang lucu.

Itulah seputar informasi mengenai Tari Lawung. Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian.

Avatar
Anggita Dewi Saya sangat suka dengan keberagaman budaya dan seni yang ada di Negara Indonesia.

Tari Kanjar

Avatar Anggita Dewi
1 min read

Tari Didong

Avatar Anggita Dewi
2 min read

Tari Ende Lio

Avatar Anggita Dewi
1 min read